Artikel
Pendidikan & Teknologi
Tanggal : 07-11-2018 21:15, dibaca 596 kali.Pendidikan & Teknologi
Oleh : Ai Yunita, S.Pd.
Sekolah berbasis teknologi seyogyanya memudahkan segala proses bahkan pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Pengertian kata teknologi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990:1158) Teknologi adalah Metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis ilmu pengetahuan terapan. Pendidikan berbasis teknologi merupakan sistem yang memanfaatkan teknologi seluas-luasnya dalam kegiatan belajar mengajar maupun pengelolaan pendidikan, teknologi yang banyak dikembangkan untuk pendidikan merupakan bidang elektronik seperti komputer, gadget dan internet.
Dilihat dari fungsinya teknologi adalah sebuah alat, berarti pengguna alat selayaknya terbantu bukan malah memberatkan bahkan menyulitkan, jika diibaratkan teknologi itu sendiri seperti pisau, maka jika kita mampu menggunakan sesuai fungsinya, alhasil kita akan tertolong bahkan memudahkan memotong sesuatu, namun sebaliknya jika kita tidak faham dengan fungsi dan cara menggunakannya maka akan melukai penggunanya. Namun pada kenyataannya tidak sedikit dengan hadirnya aplikasi-aplikasi yang dimunculkan bertujuan untuk mempermudah malah kebalikannya.
Dewasa ini sekolah-sekolah seolah berlomba dan mencoba menerapkan unsur-unsur teknologi informasi dan komunikasi dalam pelaksanaan pendidikannya, baik dalam segi pembelajaran maupun segi manajemen pendidikan di sekolah tersebut. Beberapa komponen utama sekolah berbasis TIK setidaknya terdiri dari
(1) Konten dan kurikulum
(2) Proses pembelajaran
(3) Sarana dan Prasarana
(4) Kompetensi SDM sekolah
(5) Sistem administrasi dan manajemen sekolah
(6) Infrastruktur dan suprastruktur
Jika ditilik dari perkembangannya sebagai contoh, Kota Bandung seolah tak terbendung untuk menciptakan aplikasi-aplikasi dalam segala hal, maka tak heran kota ini dianugerahi penghargaan sebagai kota smart city terbaik se-Indonesia. Sebut saja salah satu diantaranya aplikasi Sakoja (Sakola Juara) , yang merupakan sebuah wadah untuk media ajar, sistem belajar mengajar dan evaluasi pembelajaran online lengkap dengan profil KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) melalui eKTSP. Aplikasi lainnya yang baru-baru ini diluncurkan Dinas Pendidikan Kota Bandung yaitu CEKAS (Cetak Elektronik Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudia Permana fungsinya untuk mengintegrasikan semua kegiatan dan anggaran yang ada di sekolah, berarti bukan hanya kegiatan yang bersumber BOS saja. Namun jika diminta laporan BOS sesuai juknis, bahkan gaji dan tunjangan PNS yang ada di sekolah yang bersangkutan masuk secara otomatis, sistem ini juga ternyata mengintegrasikan Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) sekolah dengan sistem informasi manajemen daerah (SIMDA) yang memuat RKA Disdik secara menyeluruh (Jabar Ekspres, 1 September 2018). Sistem lain yang sekarang diperuntukkan mempermudah siswa dalam melaksanakan PTS (Penilaian Tengah Semester), PAS (Penilaian Akhir Semester), maupun PAT (Penilaian Akhir Tahun) yaitu dengan sistem UDJ (Ujian dalam Jaringan) bernama edu box, dalam hal ini siswa digiring untuk mengerjakan soal dengan menggunakan sistem dan memiliki akun masing-masing menggunakan gadget, untuk ujian kelas sembilan maupun kelas dua belas dengan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Itu merupakan beberapa contoh sistem aplikasi yang telah hadir di dunia pendidikan, beberapa diantaranya baru berkembang di kota Bandung, yang ternyata dengan kehadiran sistem-sistem tersebut terselip kelebihan salah satunya dapat menghemat penggunaan jumlah kertas yang dapat berimbas pada menekan jumlah sampah anorganik serta keakurasian data .
Bagi pelaku pendidikan Khususnya kompetensi SDM sekolah, atau sebagai pendidik dan tenaga kependidikan selaiknya bersedia mencoba hal-hal baru dengan tidak berhenti belajar, karena mau tidak mau ilmu pengetahuan terus berkembang seiring berkembangnya jaman. Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 tujuan pendidikan adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi Warga Negara yang demokratis serta tanggung jawab. Sejalan dengan tujuan pendidikan, maka demi tercapainya tujuan tersebut pemerintah menyesuaikan metode pendidikan dengan tantangan jaman salah satunya dengan penerapan teknologi didalamnya dengan harapan mampu menaklukannya, baik dalam pembelajaran maupun manajemen pendidikannya. Walaupun jika ditilik lagi diperlukan faktor pendukung dalam rangka membangun sistem pendidikan berbasis teknologi, diantaranya : 1) dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk membangun sebuah sistem berbasis teknologi yang komprehensif dan merata ke seluruh wilayah; 2) selain tenaga pendidik yang menguasai perkembangan teknologi dibutuhkan juga develover atau programmer-programmer yang handal dan; 3) Perlengkapan teknologi yang kekinian dan mutakhir.
Pengirim : Ai Yunita
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- Pandemi Covis-19 Melanda Dunia
- Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
- Puisi Siswa
- Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19
- LIMA TIGA MENUJU ADIWIYATA PROPINSI
Komentar :
Kembali ke Atas

Total Hits
Hari ini
Member Online