Artikel
Antologi Puisi Kelas VIII C
Tanggal : 28-11-2018 20:03, dibaca 575 kali.IBU
( Karya Nafiisah Nuurul Aliifiya )
Ibu….
Aku ingin melihatmu tersenyum
Kaulah wanita terhebat dalam hidupku
Kaulah yang mengandungku
Kaulah yang melahirkanku
Cucuran darah yang kau keluarkan hanya untuk mengeluarkanku
Apapun kau lakukan demi kebahagian anak mu
Ibu….
Terimakasih telah menjagaku dari aku kecil sampai besar
Tak terbayang hidupku tanpamu
Sungguh mulianya engkau…
Engkaulah yang menjadikan inspirasi dalam hidupku
Tak terbalas semua pengorbanan mu
Terimakasih ibu….
Bandung,25 November 2018
"Malam Berharga"
(Karya Sabrina Febriyanti )
Aku ingin menjadi angin
Angin yang dapat menyaksikan kebahagiaan pada malam itu
Malam dimana dipertemukannya dua hati
Dua hati yang saling mencinta
Dua hati yang saling bertukar cerita
Dan dua hati yang sedang bercanda ria
Duduk saling berhadapan
Duduk saling bertatapan
Terlihat seperti tidak ada kesedihan
Bintang dan bulan menjadi saksi bisu
Saat dua insan saling memberi hati dan kebahagiaan
--Bandung, 25 November 2018--
Penantian
(Karya NisrinaNA)
Aku ingin menantimu dengan tabah
Setabah menanti hujan ditengah gurun gersang
Yang membuat apapun disana menjadi abu
Menantimu membuatku merindukanmu
Rindumu menggumpal seperti ampas kopi di dasar cangkir
Sebab dirimu adalah sisa nikmat yang dulu kuresapi
Bisikkan angin tek semerdu dulu lagi
Dan romansa yang dulu kita perankan di panggung nostalgia
Mulai hambar karena waktu telah muak menontonnya
Yang tertingal hanyalah tatapan lesu
Padahal dahulu selalu ada hasrat yang menggebu
Aku ingin tetap menantimu dengan rasa yang bertambah
Hingga musim dingin berganti musim kemarau
Karena aku takut, dengan mundurnya diriku,
Hanya akan berakhir dengan sebuah penyesalan
HUJAN
( Karya Desti Meirisa Putri )
Aku ingin menjadi hujan
Yang membawa kesejukan dan keberkahan
Semua makhluk yang menungguku
Selalu berdo'a kepada Tuhan, agar aku cepat turun dari langit
Karenaku, disini tak kekeringan
Karenaku, sumur-sumur terisi kembali
Semua makhluk yang terkena rintikku
Selalu bersyukur atas kedatanganku
Bandung, 25 November 2018
Masa kecilku
(Karya Intan)
Aku ingin kembali ke masa kecilku
Masa dimana hanya kebahagiaan yang ada
Masa dimana hanya kepolosan yang ada
Tanpa harus memikirkan dunia dan cinta
Masa kini tak seindah masa kecil
Entah apa yang aku pikirkan saat ini
Yang pasti hatiku tertuju pada masa itu
Aku rindu masa masa itu
Kenangan yang takkan terlupakan
Selamat tinggal masa kecilku
Karena sekarang aku sudah dewasa
Tak mungkin memutar waktu untuk kembali
Karena aku harus tetap mengikuti waktu
Cita cita
Karya Reza Jaenara
Aku ingin permata itu menjadi milikku
Setelah senjata ku ayunkan
Seluruh tenaga ku keluarkan
Hingga tetesan darah ikut serta dalam sebuah perjuangan
Tujuan yang didambakan
Keinginan yang diharapkan
Kujadikan penghias hidup
Dimana penghargaan menjadi senyuman yang berharga
Bintangmu kau raihlah sebisamu
Melangkah lah dengan kekuatan
Jangan dustakan masa depan
Dan jangan tinggalkan masa lalu dengan keburukan
Setelah semua rasa, pikiran dan tenaga kau kerahkan
Setelah air laut berganti awan
Dan setelah hujan menjadi pelangi
Kau lah yang akan menjadi rajanya
Bahagiakan dirimu
Dengan perhiasan dalam hidupmu
Cita cita yang telah kau jadikan sebagai rajamu akan berbalik dan
kaulah penguasanya
Harapan
Karya Gemintang Alifanti
Aku ingin menggapai harapan
Harapan yang selalu di impikan
Aku ingin harapan
Yang menjadi kenyataan
Kenyataan menjadi siswi teladan
Aku ingin membanggakan orang tua dan guru
Pertanda bakti ku kepada orang tua dan guru
Aku ingin harapan yang menggantung di tekadku
Ibu
Karya R.Adinda
Aku ingin sekali membalasnya
Membalas rasa lelah dan rasa letihnya
Namun, sebanyak apapun harta
Itu takkan cukup.
Ibu...
Andaikan kau tahu, kaulah penguasa hati
Yang mampu meluluhkan siapapun
Hanya dengan sorotan mata
Tanda kaulah permata dunia
Ibu...
Kaulah penghias hari
Kaulah pengendali jiwa
Akankah aku bisa menjadi kebanggaan utamamu
Tenaga dan pikiran kan kucurahkan
Demi kau,
Sang ratu kehidupan
Waktu
Karya Carissa Eka Nurkholifah
Hari ke hari
Bulan ke bulan
Tahun ke tahun
Terang benderang hingga gelap gulita
Asam, manis dan pahitnya hidup
Telah kulewati satu persatu
Aku ingin hidupku seperti dulu
Tapi Aku tak bisa memutar balikkanmu
Waktu....
Sangat cepatnya kau berganti
Cepatnya bagaikan kilat di langit
Lambatnya seperti siput berjalan
Dan tidak terasa...
Zaman ke zaman telah berubah
Kini dunia miliki banyak cerita
Termasuk cerita tentang diriku
Susah dan senang....
Waktu tidak akan bisa kembali
Walaupun Aku memohonnya
Dan tak ada yang bisa memutarnya
Kecuali Sang Penguasa waktu
Waktu bagaikan air yang mengalir....
Terus menerus tanpa henti
Hingga Tuhan menghentikannya
Bandung, 25 Nopember 2018
IBU
Karya: Rega Ayu Fasya Setiawan
Ibu...
Aku ingin membalas jasamu
Aku ingin bahagiakanmu
Terimakasih Kau telah merawatku
Dari kecil hingga kini
Kau ajariku segala hal
Terimakasih Ibu
Jasamu tak kan terbalas oleh apapun
Kau adalah pahlawan terbaikku
Hujan
Karya aldira aprilia jp
Aku ingin merasakan kembali hujan itu
Dimana kebahagianku dimulai
Saat kenangan indah mulai merasuki hati
Dan saat seorang pria mengetuk pintu asmara
Di bawah hujan itu...
Aku berhasil menemukan seseorang yang amat peduli padaku..
Seseorang yang dengan mudah merenggut dukaku
Dab seseorang yang bisa membuatku tertawa bebas
Pengirim :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
- Pandemi Covis-19 Melanda Dunia
- Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
- Puisi Siswa
- Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19
- LIMA TIGA MENUJU ADIWIYATA PROPINSI
Komentar :
Kembali ke Atas

Total Hits
Hari ini
Member Online