HellMe@AnarchoXploit Selamat Datang di Website Resmi SMP Negeri 53 Bandung
Banner
Dinas Pendidikan Kota Bandung
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Statistik

Total Hits : 257556
Pengunjung : 143196
Hari ini : 47
Hits hari ini : 177
Member Online : 0
IP : 216.73.216.212
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla
:: Kontak Admin ::

   Muhammad Zaky Hasan, S.Pd.
Agenda
01 May 2026
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

Puisi Ai Yunita

Tanggal : 28-11-2018 20:50, dibaca 433 kali.

Kota Kecil Sarat Makna

(Ai Yunita)

 

Kala berpijak di teras batas kota

Tatkala senja menjemput sang rembulan, tercium hawa kerinduan

Disambut gemerlap sinar hamparan taman, bertajuk indahnya keagungan

Terlukis semburat  biasan cahaya 99 nama Mu manjakan pandangan

Geliat pelaku malam meretas berjuta harap bermacam tujuan

Entah sekedar menyongsong petang, atau mengais pundi di bentangan trotoar

Itulah Cianjur, Kota kecil sarat makna dan untaian kenangan

 

Aroma kerinduan tanah kelahiran kian merasuk

Ditegur kokohnya lengkungan gapura penghubung kampung

Sayup-sayup  alunan ayat suci terlantun dalam remang 

Kala kunang-kunang menyapa aroma senja berganti malam

Kala rusuk tertusuk bau alam khas pedesaan

Terbentang jalanan lenggang seolah tak bertuan

Berjuta kenangan termaktub disana....

 

Disepanjang remang lalu lalang  orang berjuta keramahan

Terukir senyum tanpa kemayaan semu, terpancar ketulusan tanpa alasan

Disanalah tempat raga ini bermetamorfosa.

Tanah kelahiran, menjadi saksi langkah ini tertatih hingga terlatih

Tak kan musnah dalam benakku, sekalipun raga ini terpaut jarak

Cianjur, Kota kecil sarat makna dan untaian kenangan 

 
Bandung, 15 September 2018


 

 

Tak Seharmoni Pelangi

Ai Yunita
 

Paduan goresan warna pelangi menghipnotis

Elok beriringan walau tak identik

Beraneka tapi seirama

Kontras, namun selaras

Ah, andai seharmoni pelangi

 

Lesapkan keegoan dalam simfoni

Leburkan ambisi dalam satu misi

Mungkin mengalun bersinergi

Buahkan komposisi menginspirasi

Tapi sayang, tak seharmoni pelangi


Bandung, 08 Nopember 2018



Pagi (Di Jalan Cileunyi)

 Karya Ai Yunita

Kala mentari menyapa pagi

Pejuang mimpi bergegas menyapa hari

Siap bergumul dengan kebisingan

Berlomba raih rongga ruas melintas

Dalam kepenatan karena tuntutan

 

Terlukis beragam ekspresi,

Terdengar lengkingan klakson bersahutan

Kadang terdengar teriakan, bahkan cucuran darah

Disitu kemanuasiaan kadang sirna

Terkalahkan keegoan tujuan ambigu

Demi berlari taklukan mimpi


 Bandung, 08 Nopember 2018



Pengirim : Ai Yunita
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas